Sabtu, 25 Februari 2012

Mengapa Kita Butuh Mimpi Dalam Tidur?

Orang mengatakan waktu dapat menyembuhkan semua luka. Itu ternyata ada benarnya. Riset terbaru dari University of California, Berkeley, mengindikasikan bahwa lamanya waktu bermimpi ketika tidur dapat mengatasi penderitaan yang menyakitkan.
  Peneliti UC Berkeley menemukan bahwa, selama fase mimpi dalam tidur, atau tidur Rapid Eye Movement (REM), yaitu ketika bola mata bergerak cepat saat tidur, zat kimia stres dipadamkan dan otak memproses pengalaman emosional dan mengikis memori yang menyakitkan.

Temuan ini menawarkan sebuah penjelasan yang menarik soal mengapa orang yang menderita kelainan stres pasca-kejadian traumatis, seperti veteran perang, menemui kesulitan untuk pulih dari pengalaman yang membuatnya tertekan dan berulang kali dihantui mimpi buruk. Penelitian ini juga menawarkan jawaban mengapa kita bermimpi.

"Tahap mimpi tidur, berdasarkan komposisi neurokimianya yang unik, memberikan semacam terapi sepanjang malam, sejenis balsam menenangkan yang membuang semua hal yang tajam dari pengalaman emosional pada hari sebelumnya," kata Matthew Walker, dosen psikologi dan neuroscience di universitas itu yang terlibat dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Current Biology.

Bagi penderita stres pasca-peristiwa traumatis, terapi malam ini mungkin tidak bekerja secara efektif. "Sehingga ketika kilas balik, misalnya dipicu oleh ban mobil meletus, mereka mengalami kembali seluruh pengalaman mengerikan itu karena emosinya tidak disingkirkan dari memori dengan benar selama tidur," kata Walker.

Hasil studi ini menawarkan berbagai informasi tentang fungsi emosional tidur REM, yang biasanya mencakup 20 persen dari waktu tidur seorang manusia sehat. 

Studi otak sebelumnya mengindikasikan bahwa pola tidur sehat itu tidak berjalan sebagaimana mestinya pada orang yang menderita kelainan seperti trauma dan depresi. 

Sumber :

http://bambang-gene-blogspot.com/2011/12/mengapa-kita-butuh-mimpi-dalam-tidur.html

(News) Mini Album FT Island ‘Grown Up’ Terjual Habis Hanya Dalam 10 Hari Setelah Dirilis!

Album baru Band rock Korea, FT Island, yang dirilis pada 31 Januari telah terjual habis dalam waktu 10 hari setelah dirilis.
50.000 copies dari mini album keempat band ‘Grown Up‘ awalnya diproduksi, dan setiap copy terakhir telah terjual per 9 Februari.
‘Grown Up’ berada di posisi 1 di chart penjualanan album total Hanteo dan telah mempertahankan posisi teratas di chart musik mingguan mereka hingga baru-baru ini jatuh ke posisi  #2.
Judul lagu mereka juga memperoleh  all-kill di berbagai chart2 musik online seperti  MelonMnetOlleh Music, dll.
Album ini juga menjadi salah satu yang  FT Island ingin untuk buktikan betapa banyak mereka telah dewasa  ‘Grown Up’ sebagai musisi dan sengaja diisi dengan hanya lagu2 ballad bertempo slow.
Band ini juga memenangkan posisi #1 di K-Chart  Mnet‘s ‘M! Countdown‘ pada 9 Februari, hanya seminggu setelah mereka membuat comeback.
Agensi mereka FNC Entertainment menyatakan “kami mengisi album dengan lagu2 ballad untuk menunjukkan sebuah perubahan dalam gaya musikal, dan respon bahkan lebih baik daripada yang kami perkirakan. Supplai dalam toko2 retail yang dipesan sebelum dirilis  sebagian besar telah terjual habis dan kami saat ini sedang mengerjakan produksi tambahan untuk memenuhi permintaan.”
Sumber : Yeppopo

Senin, 20 Februari 2012

Awas, Baju Baru Bisa Bikin Sakit…




Mungkin banyak di antara Anda yang terbiasa memakai baju baru tanpa mencucinya terlebih dahulu. Bahkan mungkin ada yang langsung melepas price tag dan memakainya di kamar pas, lantaran tak sabar bergaya dengan baju baru.
Mereka yang memiliki kebiasaan buruk semacam itu agaknya tak sadar dengan bahaya yang mengancam kesehatan tubuh. Mereka tak menyadari adanya beragam kuman dan bakteri yang menempel di baju baru.
Peneliti Departemen Microbiology and Immunology Universitas New York melakukan uji bakteri terhadap 14 potong baju karya desainer dan sejumlah produk fesyen yang dipajang di beberapa departemen store. Mulai dari atasan, celana, hingga pakaian dalam.
Hasilnya, mereka menemukan jejak partikel ragi, feses, bekas ludah, bakteri kulit, dan bakteri vagina melekat pada baju-baju tersebut. "Paling banyak ditemukan di daerah ketiak dan pangkal paha," kata Dr Phillip Tierno, yang memimpin penelitian itu, seperti dikutip dari Idiva.
Coba bayangkan ada berapa banyak orang yang mencoba pakaian itu sebelum Anda? Apalagi tidak semua dari mereka yang mencobanya menerapkan standar kebersihan seperti Anda. Kondisi pakaian yang terlalu lama dipajang atau disimpan juga menyuburkan pertumbuhan kuman dan bakteri yang melekat.
"Penelitian ini akan membuka mata kita dan membuat kita sadar bahwa pakaian baru menjadi sarang kuman dan bakteri yang bisa membuat kita sakit," kata pakar kesehatan kulit, Dr Apratim Goel.
Tak hanya pakaian, biasakan pula membersihkan berbagai produk baru seperti sepatu atau perhiasan sebelum mengenakannya. Jangan biarkan Anda sakit gara-gara tak sabar bergaya dengan barang baru.

F.T. Island dan CN Blue Konser Bareng Maret

Konser kolaborasi itu akan digelar 9 Maret mendatang di Los Angeles, Amerika.
  Kabar gembira bagi para Primadonna dan BOICE. Grup band idola mereka, F.T. Island dan CN Blue akan menggelar konser bersama di Los Angeles. Kabar ini sebelumnya sudah pernah diumumkan oleh FNC Music selaku agensi mereka. Namun bedanya, dulu mereka tidak menyebutkan lokasi Los Angeles, hanya Inggris dan Perancis.

9 Maret mendatang, F.T. Island dan CN Blue akan tampil bersama di konser bertajuk "F.T. Island and CNBLUE -Stand Up- By M Live". Lokasi konser adalah gedung Nokia Theater, Los Angeles.

"Dimulai dari Los Angeles, rencananya mereka juga akan tampil di beberapa negara lain, Eropa misalnya," kata juru bicara FNC Music. "Kami akan memberikan konser terbaik untuk fans K-Pop."

Tiket konser gabungan ini mulai dijual Sabtu, 28 Januari. Hingga kini, fans F.T. Island dan CN Blue tengah berebut tiket konser. Mereka membanjiri situs penjualan tiket di Ticketmaster atau Powerhouse Live.


Sumber : http://www.wowkeren.com/berita/tampil/00015901.html